Penulisan akademik yang kuat selalu didukung oleh sitasi yang akurat dan referensi yang tertata rapi. Ini bukan formalitas, melainkan jantung dari integritas ilmiah.
Keterampilan 1 — Pengelolaan referensi: gunakan Mendeley atau Zotero untuk menyimpan, menandai, dan menyusun pustaka sejak awal penelitian.
Keterampilan 2 — Sintesis literatur: jangan hanya merangkum satu per satu — bandingkan, kontraskan, dan posisikan kontribusi penelitian Anda.
Keterampilan 3 — Format sitasi: kuasai aturan APA, MLA, Chicago, atau IEEE sesuai persyaratan jurnal target.
Keterampilan 4 — Integrasi sumber: setiap ide yang bukan milik Anda wajib diatribusi. Atribusi yang baik justru memperkuat kredibilitas argumen Anda.
Artikel Terkait
5 Langkah Menyusun Latar Belakang Masalah yang Kuat
Latar belakang yang kuat menjadi fondasi seluruh penelitian. Pelajari kerangka piramida terbalik dan cara menempatkan research gap.
Cara Memilih Jurnal SINTA & Scopus yang Tepat
Tidak semua jurnal cocok dengan naskah Anda. Pelajari indikator scope, impact, waktu review, dan tanda-tanda jurnal predator.